sumber berita Michelin Gelar Kampanye Road Safety bagi Pelajar : http://teknologi.inilah.com/read/detail/2231893/michelin-gelar-kampanye-road-safety-bagi-pelajar
INILAHCOM, Jakarta - Bekerja sama dengan Polda Metro Jaya, Michelin Indonesia kembali menggelar kegiatan kampanye keselamatan berlalu lintas atau road safety melalui program 'Tunjukkin Safety-mu! Ayo Uji SIM'.
Kegiatan edukasi dan sosialisasi berperilaku tertib berlalu lintas kepada pelajar tingkat SLTA ini akan berlangsung setiap hari Sabtu mulai 22 Agustus hngga 19 September 2015 yang dipusatkan di Taman Lalu Lintas, Cibubur, Jakarta.
Pada tahun ini program 'Tunjukkin Safety-mu! Ayo Uji SIM' akan melibatkan sebanyak 250 siswa SMA/ SMK dari berbagai sekolah di wilayah Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang. Rangkaian program edukasi ini terdiri dari Road Safety Seminar, Driving School dan Uji SIM.
Country Director Michelin Indonesia Jean-Charles Simon mengatakan bahwa program kampanye yang telah memasuki tahun kedua ini merupakan bukti dari komitmen dan konsistensi Michelin dalam mendorong kesadaran masyarakat, khususnya siswa-siswi SMA/ SMK untuk selalu tertib berlalu lintas.
"Safety merupakan sikap mental yang harus dibentuk sejak dini. Melalui program ini, Michelin bersama Polda Metro Jaya ingin membangun karakter dan mental para siswa SMA/ SMK untuk selalu tertib berlalu lintas dan memiliki tanggung jawab keselamatan berkendara. Ini adalah salah satu cara untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas khususnya di usia produktif," jelas Jean-Charles.
Adapun Road Safety Seminar merupakan tahap pemberian edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara untuk diri sendiri dan orang lain di sekitarnya, termasuk mengenai rambu-rambu dan tata tertib beretika di jalan raya.
Pada sesi ini, peserta juga diberikan pemahaman mengenai sejauh mana fungsi ban sebagai salah satu komponen kendaraan yang penting untuk dipahami. Selain teori, para pelajar yang telah genap berusia 17 tahun ini juga dilatih untuk mengganti ban dan membaca tulisan yang tertera pada ban.
Setelah mendapat pemahaman mendasar mengenai keselamatan berlalu lintas, para peserta diajak untuk mengikuti tahap praktek sekolah mengemudi.
Pelajar yang akan mengambil SIM A akan menerima pelatihan oleh instruktur terlatih dari sekolah mengemudi, sedangkan yang ingin memiliki SIM C akan mendapat arahan dan pelatihan oleh tim dari Dirlantas Polda Metro Jaya.

Sebuah penelitian di AS mengungkap bahwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi sehingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh remaja usia 15-17 tahun.
Hasil akhir dari penelitian yang dilakukan Fatality Analysis Reporting System (FARS) periode 2008-2012 mengungkap angka usia remaja yang menjadi penyebab kecelakaan mencapai lebih dari 50%.
Di Indonesia, aturan kepemilikan SIM telah diatur dalam Undang-undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pihak yang berhak mengendarai mobil ataupun motor harus berusia minimal 17 tahun.
Polda Metro Jaya mencatat, selama tahun 2014 total angka kecelakaan sebanyak 5.966 kejadian dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 636 orang, luka berat 2.725 orang dan luka ringan 3.979 orang.
Dari kejadian kecelakaan tersebut yang melibatkan profesi pelajar dan mahasiswa sebanyak 484 kasus.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Risyafudin memberikan apresiasi atas inisiatif dan komitmen Michelin yang selalu konsisten dalam menyerukan kampanye keselamatan berkendara di Indonesia sejak 2011 lalu.
"Meningkatnya populasi kendaraan telah mendorong risiko kecelakaan semakin tinggi. Insiatif Michelin menjadi bentuk konkret dari tanggung jawab pelaku usaha untuk dapat menimimalisir risiko tersebut. Kami dari POlri akan selalu siap mendukung insiatif positif seperti yang telah dilakukan Michelin," tegasnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar