Kamis, 09 Juli 2015

Berita Tekno Peretas Muda Finlandia Dijatuhi Hukuman Percobaan

Berita Tekno Peretas Muda Finlandia Dijatuhi Hukuman Percobaan

sumber berita Peretas Muda Finlandia Dijatuhi Hukuman Percobaan : http://teknologi.inilah.com/read/detail/2220809/peretas-muda-finlandia-dijatuhi-hukuman-percobaan

INILAHCOM, London - Pada usia 17 tahun, Julius Kivimaki telah melancarkan serangan  cyber  terhadap 50.700 komputer. Komputer-komputer yang dibobol remaja asal Finlandia itu mencakup jaringan Universitas Harvard dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT) di AS.

Meskipun kejahatan-kejahatannya termasuk berat, Kivimaki tidak ditahan. Pengadilan wilayah Espoo di Finlandia memvonis remaja yang terkenal dengan sapaan Zeekill di dunia maya tersebut dengan dua tahun hukuman percobaan.

Hal ini berarti Kivimaki baru akan dijebloskan ke penjara jika ia mengulangi perbuatannya dalam dua tahun ke depan.

Aparat juga menyita komputernya dan memerintahkan dia menyerahkan barang-barang seharga 6.588 euro yang diperoleh dari tindakan kejahatan. Hakim Wilhelm Normann mencatat Kivimaki baru berusia 15 dan 16 tahun ketika melakukan tindakan-tindakan kejahatan pada 2012 dan 2013.

"Keputusan diambil dengan pertimbangan usia muda terdakwa pada saat itu, kemampuannya mengerti bahaya tindakannya, dan fakta bahwa dia pernah ditahan selama sebulan selama penyelidikan pasca pengadilan," demikian pernyataan dari pengadilan yang dilansir  BBC.

Seorang konsultan masalah kejahatan  cyber  menyatakan kekhawatirannya mengenai dakwaan tersebut.

"Walaupun saya yakin pengadilan mempertimbangkan semua keadaan seputar kasus ini dan hukuman yang dijatuhkan, timbul pertanyaan apakah hukuman itu akan bertindak sebagai pencegah bagi peretas lainnya," kata konsultan Alan Woodward.

Menurutnya, faktor pencegahan belum tentu menjadi tanggung jawab pengadilan dalam memberikan dakwaan.

"Namun, apabila saya adalah seorang peretas, yang tidak peduli bila memiliki sejarah kejahatan, dan melihat seseorang menerima hukuman percobaan setelah melakukan 50.000 kasus retasan yang menimbulkan kerusakan signifikan, saya tidak akan khawatir," tambahnya.

Kivimaki diketahui telah membahayakan lebih dari 50.000 server komputer dengan memanfaatkan kerentanan dalam sebuah  software  yang mereka gunakan bernama ColdFusion.

Dengan cara itu, ia berhasil memasang 'pintu belakang' ke puluhan ribu komputer, yang memudahkannya mendapatkan informasi yang terdapat di dalamnya.

Kivimaki juga dituduh membantu mencuri data sebanyak 7GB, dikirim dari dan ke alamat-alamat email yang berakhir dengan  @mit.edu  -- sistem yang digunakan MIT. Perusahaan yang menyediakan infrastruktur surel bagi MIT, Educause, mengatakan mengalami kerugian sebesar lebih dari US$ 213.000.

Selain itu, Kivimaki dituduh mencuri informasi untuk mengakses MongoHQ, sebuah penyedia basis data asal California, AS. Pemuda ini kemudian mendapatkan akses ke informasi kartu kredit milik klien-klien MongoHQ. [ikh]

Nuhun for visit Peretas Muda Finlandia Dijatuhi Hukuman Percobaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar