sumber berita Selera Musik Mempengaruhi Gaya Berpikir : http://teknologi.inilah.com/read/detail/2224110/selera-musik-mempengaruhi-gaya-berpikir
INILAHCOM, London - Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan, apabila Anda suka mendengarkan musik mellow dari penyanyi jazz Norah Jones, maka bisa jadi Anda adalah 'empathizer' yang memiliki empati untuk merespon emosi dari orang lain.
Di sisi lain, apabila Anda lebih suka musik dari grup band punk rock Sex Pistols, maka kemungkinan besar Anda adalah 'systemizer' yang senang menganalisa peraturan dan pola di dunia.
Studi yang sudah diterbitkan di jurnal PLOS ONE edisi Rabu (22/7/2015) ini, merupakan hasil penelitian dari para ilmuwan di Departemen Psikologi Universitas Cambridge di Inggris pimpinan Dr David Greenberg.
"Meskipun selera musik orang berubah dari masa ke masa, kami menemukan bahwa selera musik seseorang dapat diprediksi dari level empati dan gaya berpikir mereka," kata Dr Greenberg seperti dilansir Reuters.
"Faktanya, gaya kognitif, apakah empati atau sistem mereka yang kuat, lebih mudah menjadi faktor memprediksi selera musik ketimbang kepribadian mereka," imbuhnya.
Sebanyak 4.000 pengguna Facebook dan orang yang selera musiknya sesuai dengan gaya kognitif mereka diambil sebagai sampel untuk merespon kuesioner berbasis psikologi untuk studi tersebut.
Menurut Dr Greenberg, orang yang memiliki skor empati tinggi cenderung menyukai musik mellow (dari genre R&B, soft rock dan adult contemporary), musik unpretentious (country, folk, singer/songwriter) dan musik kontemporer (dari elektronika, Latin, acid jazz, dan pop Euro).
"Mereka tidak suka musik intens seperti punk dan heavy metal. Di sisi lain, orang yang memiliki nilai tinggi dalam systemizing lebih suka musik intens tapi tidak suka musik mellow," ujarnya.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa selera musik orang-orang 'emphasizes' lebih menyukai jazz mellow, sementara 'systemizers' lebih suka musik intens, rumit, dan avant-garde jazz. [ikh]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar